Basuki Tjahaja Purnama (kanan) bersalaman dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sebelum acara pelantikan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2012-2017, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/11/2014). Basuki yang akrab disapa Ahok merupakan gubernur ketiga yang dilantik langsung oleh presiden setelah Ali Sadikin yang dilantik Presiden Soekarno dan Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
JAKARTA, Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso tidak mempersoalkan gaya kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Menurut pria yang kini menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu, setiap pemimpin memang memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda-beda.
"Kalau gaya Ahok seperti itu juga enggak masalah. Pemimpin itu berhak untuk menerapkan kepemimpinannya masing-masing. Apakah tepat atau tidak, yang menilai bukan saya," ujar dia di Istana, Selasa (26/4/2016).
Pernyataan Sutiyoso itu terkait pernyataan Ahok sebelumnya. Ahok mengatakan, pada era kepemimpinan gubernur terdahulu, seorang pejabat akan sulit naik jabatan jika bukan bagian dari geng golf dan tidak bisa bermain golf.
Ahok mengatakan, satu-satunya anggota geng golf yang kini masih memiliki jabatan adalah Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi yang akhir pekan lalu mengeluhkan cara kepemimpinan Ahok di media sosial.
Belakangan, Rustam mengundurkan diri dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara. Soal mundurnya Rustam, Sutiyoso mengatakan, hal itu patut dipertanyakan. Pasti ada sebabnya.
Namun, Sutiyoso tidak mau mengaitkan peristiwa mundurnya Rustam itu dengan gaya kepemimpinan Ahok. Sutiyoso mengatakan, saat dirinya menjabat Gubernur DKI Jakarta dahulu, gaya kepemimpinannya berbeda dari Ahok.
"Kalau saya kan, saya dekati hatinya. Anak buah saya itu keluarga saya. Kalau salah saya marahi, tapi kalau benar harus saya puji. Itu kan reward and punishment. Di mana pun saya terapkan," ujar dia.
"Sekarang memang ada orang yang saya maki? Kan enggak pernah. Karena gaya saya seperti itu, walau saya dari Kopassus. Tidak berarti saya sembarang tempeleng, maki orang. Kalau gaya Ahok seperti itu juga enggak masalah," lanjut Sutiyoso.
No comments:
Post a Comment