PALEMBANG, Perampokan disertai pembunuhan terhadap anak balita terjadi di Desa
Surabaya, Kecamatan Madang Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,
Sumatera Selatan. Ulfa Nasifa (8 bulan) tewas tertembak pelaku
pembegalan.
Kepala Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur Ajun
Komisaris Besar Audie S Latuheru, Rabu (31/8/2016), dihubungi dari
Palembang, mengatakan, sudah mengantongi identitas pelaku penembakan.
Kejadian
tersebut bermula saat Suherman dan istrinya, Rifky Ulfa, pulang dari
rumah orangtuanya di Unit 6 Batumarta. Saat bersilaturahim ke rumah
orangtuanya pada Selasa (30/8/2016), mereka membawa si buah hati.
Saat tiba di Desa Surabaya, Kecamatan Madang Suku III, sepeda motor
yang dikendarai Suherman dipepet sepeda motor yang dinaiki tiga pelaku.
Dari ketiga pelaku itu, dua orang memegang golok dan satu pelaku lainnya
membawa senjata api.
Melihat hal tersebut, Suherman menendang
sepeda motor pelaku sehingga sepeda motor yang dikendarai Suherman dan
pelaku sama-sama terjatuh. Saat terjatuh, Suherman melawan, bahkan
menusuk pelaku dengan pisau yang dibawanya.
Mendapat perlawanan
keras dari Suherman, salah satu pelaku yang membawa senjata api menembak
Suherman. Namun, tembakan itu meleset dan mengenai wajah Ulfa. Bayi
tersebut tewas seketika di tempat kejadian.
Kejahatan pencurian
dengan kekerasan kerap terjadi di wilayah Ogan Komering Ulu Timur. Untuk
meminimalkan kejadian tersebut, ujar Audie, polisi terus melakukan
razia untuk menjaring pelaku. Razia ini juga dilakukan untuk menjaring
orangorang yang membawa senjata tajam, senjata api, ataupun narkoba.
Korban
kejahatan ini tidak hanya warga sipil, tetapi juga seorang polisi.
Penembakan terjadi di Buay Madang Timur pada Minggu (28/8). Seorang
polisi bernama Brigadir Jian Frans Setiawan dilarikan ke rumah sakit
dada sebelah kanannya tertembak. Pelaku yang bernama Sarbini (35) tewas
karena dihakimi massa. (ram)
No comments:
Post a Comment