Sadiq Khan
JAKARTA, Ucapan selamat untuk Sadiq Khan, wali kota Muslim pertama di London, datang dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan sejumlah wali kota di dunia.
Berita terpilihnya wali kota Muslim pertama di ibu kota Inggris itu
diangkat sebagai berita utama di seluruh dunia dan para politisi dunia
memberikan selamat kepadanya melalui Twitter, termasuk wali kota dari
kelompok sayap kiri di New York dan Paris.
Ucapan selamat juga datang dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang menjadi Gubernur DKI pada tahun 2014.
Ahok mengatakan, terpilihnya Sadiq Khan merupakan “cerita inspiratif demokrasi, prestasi dan toleran.”
Kemenangan atas Islamfobia
The New York Times (NYT) menggambarkan kemenangan Khan sebagai hal yang mengejutkan sebagai wali kota Muslim pertama di London.
NYT menggambarkan London sebagai kota yang mengalami kekurangan rumah secara akut dan jaringan transportasi umum yang terlalu padat.
Surat kabar berbahasa Inggris di Pakistan Dawn mengatakan Khan harus melihat dirinya sebagai panutan bagi jutaan Muslim yang tinggal di Eropa.
Di Perancis, penulis Laetitia Strauch-Bonnart mengatakan di surat kabar Le Figaro,
“Dua gambar Inggris” berhadapan satu sama lain dalam pemilu; contoh
cerita keberhasilan kehidupan Khan dan putra miliarder, Zac Gold Smith.
Dalam pemilihan Wali Kota London, calon dari Partai Buruh Khan menang 56,8 persen sementara calon dari Partai Konservatif, Goldsmith meraih 43,2 persen.
“Untuk mendapatkan daya tarik, lebih baik berasal dari latar belakang yang lebih miskin...dan Goldsmith tak berada di tempat yang tepat,” tulisanya.
Sebelum hasil pemilu diumumkan, mantan Perdana Menteri Swedia, Carl Bildt dalam akun Twitter-nya
menulis “bagaimana perlakukan terhadap Khan bila calon presiden dari
Partai Republik di Amerika, Donald Trump menjadi Presiden Amerika
Serikat.
Ucapan selamat juga datang dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang menjadi Gubernur DKI pada tahun 2014.
Ahok mengatakan, terpilihnya Sadiq Khan merupakan “cerita inspiratif demokrasi, prestasi dan toleran.”
Selamat dari Ahok
Kemenangan atas Islamfobia
The New York Times (NYT) menggambarkan kemenangan Khan sebagai hal yang mengejutkan sebagai wali kota Muslim pertama di London.
NYT menggambarkan London sebagai kota yang mengalami kekurangan rumah secara akut dan jaringan transportasi umum yang terlalu padat.
Komentar di majalah berita Jerman, Der Spiegel, menggambarkan kemenangan Khan sebagai “Kemenangan atas Islamfobia”.
“Pemilihan wali kota menunjukkan bahwa London lebih liberal, pintar
dan toleran dibandingkan kelompok konservatif,” tulis Der Spiegel.Dalam pemilihan Wali Kota London, calon dari Partai Buruh Khan menang 56,8 persen sementara calon dari Partai Konservatif, Goldsmith meraih 43,2 persen.
“Untuk mendapatkan daya tarik, lebih baik berasal dari latar belakang yang lebih miskin...dan Goldsmith tak berada di tempat yang tepat,” tulisanya.
No comments:
Post a Comment