Wakil Presiden Jusuf Kalladi dampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja dan N Muffida Jusuf Kalla hadir dan membuka scara resmi Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/5), malam. Jakarta Fair Kemayoran tahun ini akan berlangsung selama 38 hari, mulai dari tanggal 29 Mei hingga 5 Juli 2015. Event JFK 2015 yang di selenggarakan oleh PT Jakarta International Expo bersama Pemprov DKI Jakarta dalam rangka merayakan HUT Jakarta ke-488 dan mengambil tema"Semangat Jakarta Fair Mengajak Bersama Membangun dan Meningkatkan Stabilitas Ekonomi Bangsa".
JAKARTA, Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, guru harus mengubah cara mengajarnya dengan cara lebih menyayangi anak didiknya.
"Dulu, tahun 1950-an, guru memukul murid dengan penggaris merupakan hal yang biasa. Tetapi, sekarang, dengan UU yang ada, hal itu bisa jadi kriminal," ujar Wapres dalam dialog pendidikan, Memajukan Pendidikan Nasional dan Peningkatan Peran PGRI di Tengah Perubahan, yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Jumat (27/5/2016).
Guru harus mengubah metode pengajarannya dengan cara yang lebih menyayangi.
"Guru tidak bisa mengajar sama seperti 30 tahun yang lalu," kata Kalla.
Pernyataan tersebut disampaikan Wapres saat menjawab pertanyaan mengenai seorang guru di Bantaeng yang dipenjara karena mencubit muridnya.
"Di Bantaeng memang emosinya tinggi. Di kampung saya agak ke bawah (letaknya secara geografis) agak turun sedikit," kata dia yang langsung disambut gelak tawa.
Guru biologi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bantaeng, Nurmayani Salam, ditahan karena pencubitan dilakukan pada Agustus 2015.
Tak diterima dicubit guru, murid tersebut kemudian melapor kepada orangtuanya yang berprofesi sebagai polisi yang kemudian melapor ke pihak berwajib.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga berpesan agar guru terus belajar karena tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Guru itu tugasnya mencerdaskan bangsa. Maka dari itu, guru juga harus cerdas. Ujian guru harus lebih ketat dibandingkan lainnya," ujar dia.
No comments:
Post a Comment