Warga Luar Batang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (3/5/2016).
JAKARTA, Adanya aksi unjuk rasa warga Luar Batang di depan Balai Kota DKI Jakarta memaksa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama masuk melalui pintu belakang.
Situasi itu terjadi pada Selasa (3/5/2016). Ahok tiba di Balai Kota
sekitar pukul 10.45 WIB, setelah sebelumnya meresmikan salah satu ruang
publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Kalideres, Jakarta Barat.
Ia terpantau masuk melalui halaman Gedung DPRD yang berada di Jalan Kebon Sirih. Jika pada situasi normal, Ahok biasanya masuk lewat pintu utama yang aksesnya melalui Jalan Merdeka Selatan.
Unjuk rasa warga Luar Batang mulai berlangsung sejak sekitar pukul 10.00. Ahok sendiri mengaku tidak mempermasalahkan unjuk rasa yang terjadi di depan kantornya itu.
"Secara demokrasi ya silakan demo. Semua orang boleh demo. Ini kan tuntutannya sama kayak yang dulu, GMJ (Gerakan Masyarakat Jakarta) yang dulu kan," ujar dia.
Unjuk rasa yang dilakukan warga Luar Batang dilakukan sebagai bentuk protes atas rencana penggusuran yang hendak dilakukan Pemprov DKI terhadap permukiman mereka. Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga menuntut agar Ahok mundur.
Ia terpantau masuk melalui halaman Gedung DPRD yang berada di Jalan Kebon Sirih. Jika pada situasi normal, Ahok biasanya masuk lewat pintu utama yang aksesnya melalui Jalan Merdeka Selatan.
Unjuk rasa warga Luar Batang mulai berlangsung sejak sekitar pukul 10.00. Ahok sendiri mengaku tidak mempermasalahkan unjuk rasa yang terjadi di depan kantornya itu.
"Secara demokrasi ya silakan demo. Semua orang boleh demo. Ini kan tuntutannya sama kayak yang dulu, GMJ (Gerakan Masyarakat Jakarta) yang dulu kan," ujar dia.
Unjuk rasa yang dilakukan warga Luar Batang dilakukan sebagai bentuk protes atas rencana penggusuran yang hendak dilakukan Pemprov DKI terhadap permukiman mereka. Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga menuntut agar Ahok mundur.
No comments:
Post a Comment